PENDAHULUAN
Konseling merupakan
suatu hubungan yang bersifat membantu, yaitu interaksi antara konselor dan
konseli yang merupakan suatu kondisi yang membuat konseli terbantu dalam
mencapai perubahan yang lebih baik. Bila dicermati, pada hakekatnya konseling
itu bersifat psikologis. Dari sisi tujuan, proses serta konsep yang tercakup
menunjukkan bukti bahwa konseling merupakan proses psikologis. Dari sisi
tujuannya, rumusan tujuan konseling itu adalah berupa pernyataan yang
menggambarkan segi-segi psikologis (perilaku) dalam diri konseli; dari
prosesnya, seluruh proses konseling merupakan proses kegiatan yang bersifat
psikologis;
